Keutamaan Sahur yang Terlupakan

Oleh: Badiatul Muchlisin Asti

Makanlah dan minumlah kalian sampai tampak jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Sumber ilustrasi: shape-indonesia.com

Sumber ilustrasi: shape-indonesia.com

Salah satu aktivitas yang dilakukan saat menjalankan ibadah puasa adalah makan sahur. Waktunya terhitung sejak pertengahan malam sampai terbit fajar sebagaimana ayat di atas. Namun waktu yang disunnahkan adalah mengakhirkannya. Banyak keberkahan yang terkandung dalam makan sahur. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: “Makanlah sahur, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Berkah, sebagaimana dinyatakanpara ulama, adalah ziyadatul khair wa as-sa’adah atau bertambahnya kebaikan dan kebahagiaan. Atau seperti yang disampaikan oleh Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin yang mengartikan berkah sebagai “kebaikan yang banyak dan tetap” atau “tetapnya kebaikan Allah terhadap sesuatu”.
Karenanya, makan sahur harus dilakukan dengan semangat dan penuh keikhlasan. Jangan sampai makan sahur dilakukan dengan ogah-ogahan atau semata karena terpaksa oleh sebab takut lapar di siang hari.
Memang, dengan makan sahur akan memberikan energi bagi orang yang berpuasa, sehingga akan menjadikan lebih ringan dalam menjalankan puasa dan berbagai aktivitas di siang hari. Sebagaimana sabda Nabi SAW, “Minta tolonglah kalian dengan makan sahur untuk puasa di siang hari, dan dengan tidur siang untuk melakukan ibadah di malam hari.” (HR. Ibnu Majah). Hanya saja bila makan sahur dilakukan dengan semangat dan penuh kekhlasan, maka tentu nilai keberkahan makan sahur akan lebih terasa. Walau hanya dengan seteguk minuman, sahur yang dilakukan dengan semangat dan penuh keikhlasan akan menghadirkan keberkahan yang lebih bermakna.
Apalagi Allah dan para malaikat-Nya memberikan apresiasi yang tinggi kepada orang yang makan sahur dengan bershalawat kepada mereka, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Makan sahur adalah makanan yang penuh dengan keberkahan, maka janganlah engkau meninggalkannya, walaupun hanya meminum seteguk air, karena sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad).
Duhai betapa hebatnya keutamaan aktivitas makan sahur, yang bahkan Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang melakukan aktivitas ini. Maka, tidak ada alasan untuk tidak bersemangat melakukan aktivitas ini, walau hanya dengan seteguk air. Namun alangkah lebih baiknya bila sahur dilakukan dengan makan dan minum hidangan yang di dalamnya memenuhi kebutuhan gizi yang cukup alias tidak asal kenyang, sehingga keberkahan makan sahur akan lebih sempurna.

Keutamaan yang Terlupakan
Sesungguhnya ada dua keberkahan yang terdapat dalam sahur: yakni keberkahan dari sisi aktivitasnya atau perbuatannya, yakni makan sahur; dan keberkahan dari sisi waktunya, yakni waktu sahur. Keberkahan makan sahur sudah dibahas di atas, sedang keberkahan dari sisi waktu, inilah keberkahan yang sering terlupakan atau dilupakan.
Sahur adalah waktu pertengahan malam sampai terbit fajar. Di dalamnya ada rentang waktu sepertiga malam terakhir. Inilah waktu yang memiliki keutamaan yang dahsyat. Di mana di waktu itulah momentum mustajabnya sebuah doa dan permohonan. Sabda Nabi Muhammad SAW: “Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam akhir, lalu Ia berkata: ‘Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku beri, barangsiapa yang memohon ampun pada-Ku maka akan Aku ampuni’.” (Muttafaqun ‘alaih).
Inilah keutamaan agung yang sayang jika dilewatkan. Karenanya, di waktu sahur, sempatkanlah shalat barang dua rekaat, lalu berdoalah kepada Allah, bermohonlah kepada Allah, dan meminta ampunlah kepada-Nya. Semoga doa dan permohonan yang terlantun, diijabah oleh-Nya, dan dosa-dosa kita diampuni. Allahumma aamiin. *

Categories: Motivasi Ibadah & Amal Shalih | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: