Dahsyatnya Keutamaan Puasa Syawal

Oleh: Badiatul Muchlisin Asti

(Foto: snipertechnology.blogspot.com)

(Foto: snipertechnology.blogspot.com)

Salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan adalah puasa enam hari di bulan Syawal. Setelah menjalankan puasa wajib selama sebulan penuh di bulan Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan berpuasa sunnah selama 6  hari di bulan Syawal. Allah menyediakan pahala besar bagi mereka yang mau menyempurnakan puasa wajibnya dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal.

Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dan meneruskannya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim).

Di hadits lain, yang diriwayatkan oleh Sa’id bin Manshur dengan sanad dari Tsauban menyatakan, bahwasannya Rasulullah Saw bersabda, “Pahala puasa sebulan Ramadhan sama dengan puasa sepuluh bulan. Dan berpuasa enam hari pahalanya sama dengan puasa dua bulan. Dengan demikian, jumlahnya adalah setahun.” (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban)

Hadits pertama menyatakan keutamaan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, hadits kedua menjelaskan logika matematis keutamaan itu. Hadits pertama menginformasikan, bahwa seorang muslim tak perlu bersusah payah menahan lapar dan dahaga sepanjang tahun untuk memperoleh pahala puasa sepanjang tahun. Cukup berpuasa wajib selama bulan Ramadhan, kemudian meneruskannya dengan puasa Syawal selama 6 hari, maka ia akan memperoleh pahala puasa sepanjang tahun.

Lalu dari hadits kedua, kita memperoleh informasi, bahwa satu kali berpuasa (puasa Ramadhan dan puasa Syawal) dilipatgandakan pahalanya sepuluh kali lipat, sehingga puasa 1 hari pahalanya setara dengan 10 hari. Maka, bila kita berpuasa di bulan Ramadhan (rata-rata 30 hari) dan kemudian meneruskannya dengan berpuasa di bulan Syawal 6 hari, itu artinya kita telah menjalankan ibadah puasa selama 36 hari. Kemudian bila dikalikan 10, sesuai dengan hadits kedua di atas, maka tentu kita akan mendapatkan angka 360, yang mana angka ini adalah jumlah rata-rata setahun. Dahsyat bukan?

Adapun teknis pelaksanaan puasa 6 hari di bulan Syawal, para ulama menyatakan, bisa dilakukan secara beruntun atau tidak beruntun, sejauh masih dalam bulan Syawal, kecuali di hari pertama di bulan Syawal karena pada hari itu diharamkan berpuasa. Mari berupaya meraih dahsyatnya keutamaan puasa Syawal. Semoga Allah memberkahi hidup kita. Aamiin allahumma aamiin.*

Categories: Motivasi Ibadah & Amal Shalih | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Dahsyatnya Keutamaan Puasa Syawal

  1. bermanfaat artikelnya pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: