Super Berkah Makan dengan Tangan Kanan

Oleh: Badiatul Muchlisin Asti

Dalam berbagai kesempatan menghadiri perjamuan makan, atau saat makan di warung atau rumah makan, saya sering menjumpai orang-orang yang dengan enjoy-nya makan atau minum dengan tangan kiri. Padahal, mereka adalah seorang muslim, bahkan tidak sedikit di antara mereka yang alim soal agama Islam.

Kalau tidak percaya, sesekali cobalah Anda perhatikan orang-orang di sekitar Anda saat sedang makan. Niscaya akan banyak kita dapati orang-orang yang dengan enjoy-nya makan atau minum dengan tangan kiri. Padahal mereka muslim. Pertanyaannya, emang berdosa pabila kita makan atau minum dengan tangan kiri?

Dalam kaca mata syariah, makan dengan tangan kiri boleh jadi memang tidak haram. Sehingga tidak berimplikasi dosa. Hanya saja, syariat Islam hadir tidak hanya membawa urusan hukum halal-haram semata, namun juga membawa ajaran tentang etika, adab, tata krama, dan sopan santun yang berguna untuk mempercantik, memperindah, dan memperkuat karakter seorang muslim.

Makan dengan tangan kanan merupakan salah satu etika yang telah ditetapkan oleh syariat Islam. Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah haditsnya, “Janganlah kalian makan dengan tangan kiri, sebab setan kalau makan dengan tangan kiri.” (HR. Muslim).

Resapilah bagaimana Rasulullah melarang kita makan dengan tangan kiri, karena makan dengan tangan kiri merupakan tabiat makan setan. Itu artinya, Islam melalui lisan Rasul-Nya ingin membentuk kita menjadi profil seorang muslim dengan karakteristik yang kuat, yang baik dan konstruktif, yang tentu saja berbeda karakteristiknya dengan setan yang notabene merupakan musuh yang nyata bagi seorang muslim.

Karena itu, mari kita biasakan makan dengan tangan kanan. Kita ajari juga anak-anak kita untuk makan dan minum dengan tangan kanan, sebagaimana yang juga telah dilakukan oleh Rasulullah Saw. Dalam sebuah riwayat disebutkan, dalam sebuah perjamuan makan, ketika Rasulullah melihat seorang anak bernama Umar bin Abi Salmah yang tangannya menjulur seenaknya pada sebuah piring besar, maka Rasulullah bersabda, “Hai Nak, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah apa yang ada di dekatmu,” (HR. Muslim).*

Categories: Motivasi Ibadah & Amal Shalih | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: