Gemar Bersedekah, Ciri Pribadi Takwa Pendamba Surga

Oleh: Badiatul Muchlisin Asti

Dalam kitab Tanbihul Ghafilin karya Al-Faqih Abu Laits As-Samarqandi, disebutkan sebuah hadits, dari Aisyah radhiyallahu anha, ia meriwayatkan, bahwasannya Nabi Muhammad Saw bersabda, “Dermawan (suka memberi) itu adalah pohon yang batangnya berada di surga dan dahan-dahannya terurai ke dunia. Oleh karena itu, barangsiapa berpegang pada dahan itu, maka ia akan ditarik ke surga. Sedangkan kikir adalah suatu pohon yang batangnya di neraka dan dahan-dahannya terurai ke dunia. Oleh karena itu, barangsiapa berpegang pada dahan itu, maka ia akan ditarik ke neraka.”

Dalam hadits di atas, Rasulullah Saw membuat tamsil yang indah dan menarik tentang sifat dermawan dan kikir. Keduanya seumpama pohon, yang masing-masing dahannya terurai ke surga dan ke neraka. Sifat dermawan dahannya terurai ke surga, sifat kikir dahannya ke neraka.

Dengan demikian, sifat dermawan atau gemar memberi/bersedekah merupakan keniscayaan bagi orang-orang yang menginginkan surga. Janganlah bermimpi meraih surga, bila sifat kikir masih bersemayam di hati. Surga adalah tempat orang-orang yang di dunia memiliki sifat dermawan dan murah hati, bukan tempat orang-orang kikir dan pelit.

Dalam Al-Qur’an disebutkan, bahwa salah satu ciri orang-orang yang bertakwa yang disediakan surga seluas langit dan bumi oleh Allah, adalah orang-orang menginfaqkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit (yunfiquuna fi assarraai wa adh-dharraai). Allah Swt berfirman: “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit….” (QS. Ali Imran [3]: 133-134).

Ya, bersedekah atau berinfaq di waktu lapang maupun sempit. Artinya, sifat dermawan atau gemar memberi sudah menjadi karakter yang melekat pada kapasitas kepribadiannya. Sehingga dalam kondisi apapun, lapang maupun sempit, ia akan tetap memberi, berinfaq, sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. [*] .

Categories: Motivasi Ibadah & Amal Shalih | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: