Hati-hati, Air Kencing Pangkal Siksa Kubur

Oleh: Badiatul Muchlisin Asti


Di tengah perjalanan, saya sering menjumpai orang-orang yang kencing seenaknya di bawah pohon atau di tempat lainnya. Umumnya mereka tidak cebok atau membersihkan bekas kencingnya, karena memang tidak tersedia air di tempat mereka kencing.
Barangkali, hal itu dianggap lumrah atau sepele oleh sebagian orang. Padahal menurut Islam, hal itu terhitung berkonsekuensi berat, karena bisa menjadi pangkal dari siksa kubur. Sahabat Ibnu Abbas menuturkan, bahwa Nabi Muhammad pernah melewati dua kuburan dan beliau bersabda, “Sesungguhnya mereka berdua sedang disiksa. Namun, mereka tidak sedang disiksa karena dosa besar. Mereka tidak bersuci dari kencingnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Di hadits lain, Rasulullah Saw bersabda, “Siksa kubur paling banyak adalah dari kencing.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al-Hakim).
Riwayat di atas, secara jelas menyatakan, bahwa tidak bersuci dari air kencing dapat menjadi penyebab siksa kubur. Mengapa demikian? Syekh Mahir Ahmad Ash-Shufi memberikan jawaban, bahwa orang yang tidak bersuci dari air kencing menunjukkan pelakunya tidak melaksanakan kewajiban shalat. Sebab, orang yang melakukan shalat, pasti akan bersuci dari air kencing, karena shalat tidak sah tanpa bersuci.
Begitulah, Islam meletakkan kebersihan atau kesucian, lahir maupun batin, sebagai pondasi dalam beribadah maupun bermuamalah. Sudah seharusnya seorang muslim memperhatikan masalah kesucian ini, karena kesucian adalah bagian integral dari indikasi keimanan seseorang. [*]

Categories: Motivasi Ibadah & Amal Shalih | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: